Yogyakarta, bnnet.online – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Sebanyak 12 satuan kerja di lingkungan Polda DIY dan jajaran Polres berhasil meraih penghargaan atas capaian pembangunan Zona Integritas dan kualitas pelayanan publik tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Satker Jajaran Polda dan Rapat Koordinasi Perencanaan dan Penganggaran Polri Tahun 2026 yang digelar di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Kamis (23/8/2026). Polda DIY diwakili oleh Karorena Polda DIY, Kombes Pol. Egy Andrian Suez, S.H., S.I.K., M.H.
Dari 12 satker berprestasi tersebut, 5 satuan kerja berhasil meraih predikat *Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025*, yaitu:
1. Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud)
2. Satuan Brimob (Satbrimob)
3. Bidang Keuangan (Bidkeu)
4. Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK)
5. Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas)
Sementara 7 satuan kerja lainnya meraih predikat *Pelayanan Prima Tahun 2025*, terdiri dari:
1. Ditreskrimum Polda DIY
2. Ditintelkam Polda DIY
3. Polres Kulonprogo
4. Polres Bantul
5. Polres Gunungkidul
6. Polresta Yogyakarta
7. Polresta Sleman
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel dalam membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas komitmen seluruh personel Polda DIY dan jajaran dalam menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas serta membangun zona integritas di lingkungan kerja. Prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ihsan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi tantangan bagi seluruh satuan kerja untuk mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan publik.
“Kami akan terus mendorong setiap satuan kerja agar mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan humanis. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama yang harus dijaga melalui kinerja yang profesional dan berintegritas,” pungkasnya.
Dengan raihan ini, Polda DIY menegaskan komitmennya dalam mendukung program reformasi birokrasi Polri dan mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
(Lulu Zaerina)
