KABUPATEN TANGERANG|bnnet.online– Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Tangerang. KH. Ahmad Fudholi, ulama sekaligus penceramah kondang asal Tangerang, Banten, tutup usia pada Senin, 07 September 2026 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang.
Almarhum menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif akibat kecelakaan lalu lintas yang menimpanya di Jalan Tol Tangerang-Merak KM 63+800 B, Kabupaten Serang, pada Jumat (04/09/2026) dini hari.
Sempat dilarikan ke RS Hermina Ciruas untuk penanganan awal, almarhum kemudian dirujuk ke RSUD Tangerang. Namun takdir berkata lain, beliau wafat pada Senin siang di usia yang masih produktif dalam berdakwah.
Pimpinan Ponpes Al-Hijaiyyah
KH. Ahmad Fudholi dikenal luas sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, Rimpak Kulon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Jenazah almarhum rencana nya akan dimakamkan di area belakang Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, tempat beliau mengabdikan hidupnya untuk mendidik para santri.
Kepergian beliau menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar pesantren, para santri, jamaah, serta seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang dan Banten pada umumnya.
Ulama yang Dicintai Umat Almarhum merupakan sosok ulama yang sangat dicintai masyarakat. Ceramah-ceramahnya yang menyentuh hati, sikap rendah hati, serta kedekatannya dengan semua lapisan masyarakat menjadikan beliau panutan.
Selama hidupnya, kiprah dakwah almarhum telah menginspirasi ribuan jamaah. Kehadiran beliau di setiap pengajian, majelis taklim, dan kegiatan keagamaan selalu dinanti dan menjadi penyejuk hati umat.
Lulu Zaerina, A.Md.Kom, Jurnalis Media bnnet.online Kemitraan Kemhan ikut menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami keluarga besar media bnnet.online Kemitraan Kemhan dan Keluarga Besar Raden Aria Wangsakara mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadah, mengangkat derajat beliau di sisi-Nya, dan menempatkan beliau di tempat paling mulia bersama para Nabi, Syuhada, dan orang-orang sholeh.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan. Al-Fatihah untuk Almarhum KH. Ahmad Fudholi. Husnul Khotimah. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” ujarnya.
(Lulu Zaerina)
