29 Maret 2025
Jakarta//BNnet.Media. Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Myanmar dan Thailand pada Jumat 27/03/2025.Korban tewas imbas gempa di Myanmar mencapai 694 orang, tetapi angka ini diprediksi bertambah menjadi 10.000 jiwa. Sementara itu di Thailand, korban tewas tercatat 10 orang.
Gempa juga menyebabkan kerusakan signifikan di Myanmar dan membuat sejumlah gedung di Thailand ambruk. Sejumlah kepala negara menyatakan siap membantu
Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengatakan,Bahwa Indonesia siap memberi dukungan untuk pemulihan bencana akibat gempa Indonesia siap memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk upaya pemulihan di wilayah yang terdampak.
Presiden juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gempa bumi yang melanda Myanmar dan Thailand.Pikiran dan doa kami menyertai rakyat kedua negara selama masa sulit ini,” kata Prabowo 29/03/2025
Sementara itu,Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga siap membantu Myanmar dan Thailand.Malaysia siap memberikan bantuan dan mendukung upaya kemanusiaan sesuai kebutuhan.
Di masa seperti ini,pemulihan segera berlangsung.Selain itu, Anwar mengatakan semoga kekuatan ikatan regional membawa harapan dan penyembuhan,” katanya
Anwar Ibrahim juga menyampaikan, bela sungkawa untuk kedua negara imbas gempa.Atas nama Malaysia, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada semua orang yang telah kehilangan orang yang dicintai, dan doa kami bagi mereka yang terluka dan mengungsi,” ungkap Anwar.
Hal yang sama juga di sampaikan,Perdana Menteri India Narendra Modi menegaskan India siap menawarkan bantuan yang diperlukan untuk Myanmar dan Thailand usai dilanda gempa.
“India siap menawarkan semua bantuan yang memungkinkan. Dalam hal ini, kami meminta otoritas kami untuk bersiaga,” kata Modi pada Jumat, dikutip AFP.
Begitu juga di sampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump,bahwa Amerika Serikat siap membantu Thailand dan Myanmar ,Itu mengerikan. Benar-benar situasi yang buruk.Dia lalu berujar, “Kami akan membantu. Kami sudah berbicara dengan negara tersebut,” kata Trump di Ruang Oval Gedung Putih pada Jumat, dikutip AFP. ***
