LEGOK, TANGERANG KABUPATEN|bnnet.online- Lapangan RT.020 Perumahan Teratai Griya Asri pagi ini dipenuhi semangat kebersamaan. Warga RT.020 menggelar pemotongan hewan kurban pada *hari Rabu, 27 Mei 2026*, dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H. Sebanyak 2 ekor sapi dan 9 ekor kambing berhasil disalurkan melalui dana swadaya warga yang ikut berpartisipasi.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan warga sebagai bentuk syiar Islam sekaligus upaya memastikan seluruh warga dapat merasakan suka cita Idul Adha. Proses penyembelihan dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung tertib dengan melibatkan panitia kurban, warga, serta petugas jagal berpengalaman dari lingkungan sekitar.

Ketua RT.020 Perumahan Teratai Griya Asri, Asep Wahyu Firmansyah ikut menyampaikan bahwa keberhasilan pengumpulan hewan kurban tahun ini tidak lepas dari semangat gotong royong warga.
“Alhamdulillah, tahun ini warga RT.020 kembali menunjukkan kepedulian yang luar biasa. Dari dana swadaya, kita bisa mengumpulkan 2 sapi dan 9 kambing untuk kurban. Tujuan utamanya sederhana, agar seluruh warga, terutama yang membutuhkan, bisa ikut merasakan kebahagiaan dan keberkahan hari raya Idul Adha 1447 H. Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan rasa kekeluargaan di lingkungan kita,” ujar Asep Wahyu Firmansyah.

Setelah proses pemotongan selesai, daging kurban langsung ditimbang, dikemas, dan didistribusikan oleh panitia sesuai data penerima yang telah disusun sebelumnya. Distribusi tidak hanya menyasar warga Perumahan Teratai Griya Asri, tetapi juga warga di sekitar lingkungan RT.020 yang terdata sebagai penerima manfaat.
Panitia kurban menyebut seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama dan koordinasi yang baik antar warga. Selain sebagai ibadah, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai kepedulian sosial dan empati di tengah masyarakat perumahan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ucapan terima kasih dari panitia kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi, baik sebagai pekurban maupun sebagai relawan pelaksana di lapangan.
(Lulu Zaerina)
